Langsung ke konten utama

Postingan

Wahai para orangtua, ketika anakmu tidak ranking satu, haruskah kamu mengadu pada walikelas karena kamu tidak terima hal itu terjadi, disebabkan sebelumnya anakmu itu ranking satu? Haruskah kamu mengambil hak orang lain, ketika bukan anakmu yang menjadi perwakilan sekolahnya untuk mengikuti olimpiade? Sayangnya, kasihsayang itu tidak akan sampai. Bukan pendidikan yang akan mereka terima. Ya, itulah yang terjadi dalam 4 bulan ini, terjadi di sekolah adik saya. Bukan subjek atau objek, cuma miris aja ada orangtua yang kepikiran sampai segitunya. Mungkin akunya aja yang gatau kaya gitu tuh banyak terjadi kali ya. Bahwa kesuksesan mereka itu bukan hanya dari sisi akademis aja, dan bukan diperoleh dengan cara seperti itu juga. Gimana ya? pemikiran kolot atau apa sih... 

Propaganda Hari IP FK Unpad

Rasanya saya jadi terlalu nyampah di blog. Mungkin begitu. Tapi biarlah jadi kapsul waktu yang nanti tiba-tiba saat jadi dokter, begitu -apanyalah- saya jaman dahulu, jaman SMA, jaman kuliah. Rasanya, banyak hal juga yang ingin saya ceritakan pada semua yang mau mendengar, mau membaca, tentang pengalaman saya ikut 'bolt 4' di kampus, yang jargon buatan kita tuh sebenernya ga banget. Terus, ketika saya ngerasa satu langkah lebih dekat untuk kenal dengan orang yang menginspirasi saya secara langsung. Yaitu beliau yang isi 'tausiyah'nya pernah saya post disini . Ya, biarlah, merasa keren sendiri nama 'gue' pernah disebut sama beliau. hahaha. Saya yakin, memori beliau insya Allah bagus, seengganya inget nama saya juga udah cukup, ya Kang. hehe. Beliau bilang dengan menulis, usia kita bisa lebih panjang. Ya yang ingin saya ceritakan pada awalnya bukan tentang itu. Tapi tentang hari ini, tanggal 14 Februari 2013. Seperti yang teman-teman tau, itu adalah hari ...

Nangor

denger kata jatinangor tuh yang kebayang awalnya batagor. soalnya punya suffix yang sama. -or. terus setelah tau itu bukan makanan,  yang kebayang adalah unpad. soalnya pertama kali ke jatinangor itu yang dibayangin ya unpad. terus, setelah tau bahwa itu fakta, yang terbayang saya adalah lagu ini: sudah jangan ke jatinangor~ itu lirik pertamanya. Pertama denger aja sudah sangat setuju. Ngapain ke jatinangor kalau ga ngapa-ngapain kan. Sudah jangan ke jatinangor.. ..... ini asmara itu asrama Tapi, tidak disayangkan, bahwa hal itu ga bisa. jatinangor udah kaya rumah kedua. Baleku rumahku. Iya, asmara.. eh asrama. iya, lagu ini sempat mendemam disini. woy.. itu lagunya panasdalam. Pertama denger aja udah curiga kalau lagu ini pasti buatan beliau. Cuma ayah, jatinangor tuh kecamatan, bukan kota.

RPS

Pagi. Di pagi yang belum ada matahari ini, dan mungkin semua orang terlelap atau terjaga. saya sih terjaga. Ini buktinya. Ingat buku yang tertera kalimat di dalamnya: aktivis dakwah tetap terjaga dalam tidurnya. Tidak terinspirasi dari situ. Saya terinspirasi dari makhluk yang Allah ciptakan, yakni kelalawar, yang resmi jadi makhluk nocturnal. Semua karena tadi saya tidur siang yang cukup lama. membuat dari magrib sampai detik ini, di depan laptop. Terpotong saat sholat, tidak oleh makan. Ohya, sama ke wc. Ngapain. Khatam baca komik saya. Malu. Yang harusnya dikhatamin belum khatam. Tapi kan Al-Quran jangan dikhatamin satu malam. Emangnya LI satu malam? Kalau komik sih ya namatin berkali-kali juga ga ada larangan. Mungkin. Ketidakhadiran roommate-roommate saya, membuat saya sepi di kamar. Mereka lagi pada praktik di RS. jadi pada ngekost di Bandung. Akan dua minggu saya seperti ini. Kesepian. Kesendirian. Eh, nggak. kan ada Allah. Aku jadi ngiri sama mereka. Pasti ntar pulang ...

Lembek : Rectal Suppository

Hai, yang sudah masuk semester 2. Aku sih, Alhamdulillah masih libur. Kalau saja, Ya Allah, aku minta hanya tahun ini, bulan Januarinya 40 hari aja. Biar liburannya lama. Tapi, kasian sama yang masih semester satu, masih uas tepatnya. Sapa sejawat-sejawat unjani dan unisba :D. semangat yaaaa...... Tapi, liburan malah semakin lembek. Kayak obat rectal suppository. Itu loh, obat yang dimasukin ke anus, biasanya buat anak yang kejang-kejang, atau buat yang hemoroid, supaya ngasilin efek lokal langsung ke daerah sakit, biar OOAnya cepet, meski belum diketahui gimana cerita obat suppository ini dimetabolisme. Atau aku yang belum tahu aja kali ya. Obat suppository itu, kalau didiemin lama jadi lembek. Jadi, biasanya, ibu-ibu harus menyediakan obat ini jaga-jaga anaknya kejang, disimpan di kulkas. Atau ga, disiram pake air dingin biar aga keras. emang kenapa kalau lembek? Susah dimasukin lah... Nah, liburan ini sudah dipersiapkan dengan rencana. Biar cuma seminggu, biar g...

Sebut saja dia Adwar, dan juga Mawar

Pernah berfikir menjadi orang yang paling menderita? Mengingat orang yang lebih menderita, menjadi lebih bersyukur. Terus, harus menderita dulu baru kamu ingat harus bersyukur? Hmmm... Ingin itu ketika kita ga punya. Ketika punya, ga kita inginkan lagi. Ketika kau sudah besar, ingatlah apa yang membuat kamu besar. Ingatlah apa yang membuatmu seperti ini. Minggu kemarin, aku dapet kabar duka dari temanku sebut saja dia manusia, bahwa minggu kemarin, adik dari temanku meninggal. Tiba-tiba jadi ga enak. Temenku yang punya adik yang meninggal ini, sebut saja dia mawar, adalah salah satu teman baikku dari semenjak aku akselerasi, bahkan, sebelum aku akselerasi, kurasa kami sudah mengenal. Karena waktu TK, aku dan adik mawar, sebut saja adma (adik mawar) adalah teman sekelas. Dan akrab perlahan kemudian dengan mawar. Semenjak sma, jarang kontak lagi. sampai sekarang. Tapi, aku sangat percaya, mawar ini baik-baik saja. Sekilas dulu tentang mawar yang cantik ini, dia tinggi...

Sooca #2

biar bagaimana pun juga, lulus pun harusnya bersyukur. iya lah, usaha kamu segitu, minta sesuatu yang lebih. ga tau terima kasih pisan maneh had. " Berapa kali kamu belajar kasus ini?" " Bagaimana presentasimu menurut mu sendiri?" " Di sebelah mana kurangnya?" " Kamu tahu kekuranganmu sebelah mana," " Kami beri nilai segini, kamu merasa puas?"  Ya dok, saya belajar kasus ini lebih sering dibanding yang lain. Tapi ini bener-bener ga maksimal. sedih. sedih kenapa aku ga maksimal. banyak yang kurang. berapapun nilainya, dibilang puas sih engga. tapi dengan usaha yang cuma segini, saya bersyukur dok. yang penting lulus aja. jadi beban ujian pun berkurang. uas itu ujian. ujian itu bagian dari kehidupan. kehidupan itu ga pernah lepas dari ketentuan dan keinginan Allah. Inilah takdir Allah. Kamu hari ini seperti ini. plisplisplis hadi tobat!