Langsung ke konten utama

memahami dan sistem imun

Baru kali ini ngerjain LI, rajiiiiin banget. Baru dikasih LInya, terus baca robbin setebel lima jari. Untung lima jari tangan, bukan lima jari kaki. Untung tangan hadi, bukan tangan mereka yang mengalami turner syndrome atau ber-bmi diatas 25 sehingga dikatakan obesitas.

baca robbin yang penuh perjuangan untuk membuka covernya saja, apalagi memahami isinya. untuk memahami satu subbab dari subbab nya bab robbin, butuh dua hari buat hadi. meliputi baca robbin yang terus kalau ditanya, kamu udah baca apa? terangin... aku ga bisa jawab. bahasa indonesianya aja belum tentu ngerti, apalagi bahasa inggris. terus baca slide tahun atas, yang juga kalau disuruh terangi tetep masih ga bisa. terus, cari sumber dari yang non-eligible, ya ngerti. tapi karena non-eligible itu, ga bisa jadi sumber nge-LI.

Ya wajar lah harus lebih rajin. Kapok uts kemarin sks terus, tepar di rumah hibernasi. wajar lah lebih rajin. proses memahaminya aja butuh waktu dua hari, hanya subbabnya subbab. kalau satu bab? satu buku? ga paham lagi kalau nanti ada edisi terbarunya lagi. Salah satu hal yang mau aku lakuin, kalau bisa, textbook kedokteran gue jadiin komik. masalahnya, isi bukunya harus paham dulu.

dan kebagian LI sistem imun, lagi-lagi, harus bersyukur atau engga, sumpah sistem imun komplex banget. inget ga kalau sistem imun itu bahasan bab ke sebelas semester dua kelas sebelas pelajaran biologi. dan waktu kelas sebelas, semester dua itu cuma sampai bab delapan. jadi kayanya tuh ga ada dasar apa-apa. baca robbin yang sungguh, berat kiloannya berat nettonya.

baca junqueira, okelah ngerti, dikit. sistem imun itu, ada yang barbar ngelawan musuhnya, ada juga yang nunggu dipanggil. ada yang ga nyerang, tapi dia bertugas mengingat musuhnya. ada serangkaian proses yang subhanallah kompleksnya terjadi dalam tubuh kita.

LI itu, bukan buat sekedar kamu presentasi. harusnya tau esensinya. belajar disini, adalah memahami dirimu dari sudut pandang anatomi dan fisiologi serta morfologi. bukan sekedar ini gue yang ngerti. yang nanti bisa mde dan sooca, lalu lulus dengan ip yang diidamkan. memahami dirimu ini memahami penciptamu. memahami bahwa ga ada apa-apanya saya, yang bahkan mengerti sistem imun pun susah!

jadi inget, sistem imun bikin flashback sekitar tiga setengah tahun yang lalu.

ya Allah, tambahkan ilmuku, yang bermanfaat. hindarkan dari yang tidak ada manfaatnya. 

bahwa setiap orang punya jalan yang berbeda mencapai suksesnya, jadi, enjoy your way. 
bahwa jika Allah mencintai hambaNya, Allah akan mengujinya. 
bahwa hari ini ada untuk menyempurnakan hari kemarin, jadi tidak usah menyesali hari kemarin,


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...