Langsung ke konten utama

homesick

Disini bukan tempat bersaing lagi.
Disini tempat belajar bersama.
Tidak ada yang saling menjatuhkan.
Tidak ada yang pelit ilmu.
Tidak ada yang malu bertanya.
Tidak ada yang merasa bodoh.
Disini kita sama-sama belajar.
Kalau pintar tidak usah belajar.
Kita percaya kalian yang terbaik di sekolah masing-masing.
Ketika semua yang terbaik berkumpul, apakah semua makan temen buat jadi yang terbaik.
Apakah kalian ingin lulus sendiri.
Apakah kalian ingin jadi dokter sendiri.
Tidak bisa.
Dokter adalah tim.

Tidak butuh orang yang pintar.
Kami butuh yang rajin, sabar, dan semangat.
Tidak ada yang merasa sudah di puncak.
Ilmu kesehatan akan terus berkembang, seperti halnya  teknologi.

Bersyukur ada disini.
Selamat menjemput takdir kalian.
Nikmati proses perjuangannya.
Muslim dokter.

-random pernyataan yang bikin perasaan lebih baik. pernyataan dari dokter, dan dari kakak-kakak senior.

bikin perasaan lebih baik, tapi malah homesick.
sebenernya sih biasa aja, cuma suasana yang bikin kangen #yaelahsamaaja
pingin ke bandung. ke rumah. makan, tidur, nonton tv. mentoring. ke duapuluh, cerita sama temen-temen. kumpul EO lagi. terus keliling bandung lagi. dadah sama itb walau gapenting. ke mts. silaturahim guru-guru. berterima kasih. ke gramedia. baca komik tmd vol terakhir. beli buku. boncengers lagi. pergi pagi pulang malem. melihat perkembangan adik-adik.

kasih waktu luang ya Allah, atau hilangkan homesicknya. tidak usah dengan datang ke rumah. hilangkan saja homesicknya. tidak  usah dengan datang ke rumah, hilangkan rasa khawatir aku maupun orang rumah. tidak usah dengan datang ke rumah, berikan nikmat sehat selalu agar tidak menyusahkan. hilangkan saja homesicknya, walau selama tiga bulan ke depan aku tidak ke datang ke rumah.

 hilangkan saja homesicknya, tidak usah dengan datang ke rumah. buat saja aku sibuk. sibuk berkarya, sehingga ketika pulang nanti, bukan keluhan yang kubawa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...