Langsung ke konten utama

Students Day

6 September 2012, Unpad

Ada student day. Ngapain? Ya, ga jelas, pamer UKM, parade fakultas, yang penting sih ketemu temen temen 20, temen temen smp.

Hadi kaya anak ayam panda kehilangan induk. bukan, maksudnya ngebaur aja sama fakultas lain. Ke stand-stand bareng ifa sama temen-temennya (faperta), yang temen temennya ternyata sangat ingin masuk fk, dan sindrom itu muncul lagi di kepala.

Ketemu temen-temen smp, ifa, pipah, aizzah, qonita, andra, ketemu sama temen-temen dua puluh, sama ichwan, sama endo, sama temennya yang aku kira kevin, sama novi, sama achmad yang ternyata satu fakultas sama andra, ketemunya bareng dan sama-sama manggil, terus pada pa pelong-pelong gitu mereka, manggil orang yang sama, haha, ga ngerti ah.

Ketemu sama franklin sama sofah, cerita banyak. malah ngerasa jadi curcol sama mereka about what happen with hadi in FK. Terus cerita kalau mereka udah ketemu sama kakak hadi. dan berita sudah menyebar luas.

Yang bodor itu ketemu sama kakak sendiri, tapi ga pa sapa-sapa. malah temennya dia yang nyapa. memastikan aku ini adiknya. serasa apa gitu, kaya ga kenal sama kakak sendiri. Aku nya juga sih ga nyapa.

 Aku lebih banyak jalan sama anak bidan, yang masih satu fakultas sama dokter, dengerin suara hati bidan yang merasa terasingkan, merasa disisihkan, merasa dibedakan dengan PSSK (program studi sarjana kedokteran) padahal prodi bidan masih dalam satu fakultas kedokteran. Jangankan dengan fakultas lain, dengan dalam fakultas pun masih ada eksklusifitas. Jadi sedih. dan jadi merasa aku yang terasingkan ini mah.

Terus ketemu sama teh hani. Kangen karena udah lama ga mentoring ama beliau. Dan pas ketemu, yang diomongin beda. kalau sama temen-temen, nanya gimana kuliahnya? gimana ospeknya? Temen-temennya gimana? Pada pinter ya? dll.

" Semangat ya, mentoringnya ikut yang fk aja gapapa, daripada keteteran, yang aktif organisasinya. Semangat jadi dokternya. teteh masih inget apa yang hadi bilang pas mentoring kenapa ingin jadi dokter, dan itu janji kan, semoga terlaksana. "

Awalnya biasa aja, terus pas tilawah malah ingin nangis, karena perasaan belum bisa beradaptasi, takut ga bisa survive. Tapi, ketemu temen-temen tadi rasanya udah sedikit lega, walaupun cuma say hi, nyapa, apalagi pas cerita sama franklin sama sofah. Maaf ya, waktu kalian terbuang karena hadi.

Karena, setelah itu, hadi merasa ada kekuatan di belakang. Kekuatan semangat dan doa dari yang lain, yang lebih besar dari kekuatan ikhtiar, walau kesannya kepedean, tapi sedikit lebih optimis. dan aku juga yakin, walaupun tadi cuma ketemu ga pa sapa-sapa, yakin pasti sebenernya kangen kan, di rumah kurang satu orang. Haha. sungguh terlalu.

Dan hidupku terbelenggu oleh aturan asrama. Rencana pulang (walaupun ga tidur di rumah) harus dikubur karena ada kuliah besok dan ada mabim hari minggunya. Pulang.............

kenapa harus takut? Allah sudah memilihkan jalan ini. Tetap istiqomah. Tetap jadi hadi yang kita kenal...
eeehhh, ga lah. Harus berubah, jadi hadi yang lebih baik lagi.

Terima kasih.

Komentar

  1. Semangat hady :)
    aneh banget nih kamu nulis apa yang ada di kepala ku seminggu ini..hhehehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. yasmin juga semangat!
      Ohya? apakah ini maba syndrom?

      Hapus
  2. aduh masih enak kamu had bisa ketemu temen SMA n SMP.. semangat bu dokter!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, dunia seperti sempit, padahal bumi Allah itu luas.
      semangat juga pak psikolog!

      Hapus
  3. # karena semangat itu energi
    # energi itu ATP
    # energi itu tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan
    # energi itu bisa disalurkan dan diubahh ke bentuk lain
    # jadi, salurkan semangat pada teman itu penting, ketika sedang tidak bersemangat
    # jadi, ubah semangat itu menjadi aksi positif
    # jadi semangat itu apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. SEMANGAT itu adalah anugerah yang diberikan ALLAH kepada para mutaqin yang teristimewa...

      GANBATTE KUDASAI!!!
      teruslah berjuang,,dik...!!!
      ALLAH menunggu pembuktian janji kita...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...