Langsung ke konten utama

Postingan

Sembilan Minggu Pertama

Bismillah... Sudah  Baru 9 minggu jadi dek koas kok rasanya kaya udah 9 bulan... lama banget sekali. Jadi dek koas susah susah gampang ya ternyata, sedih sedih senang, bete bete bahagia gitu. Sembilan minggu kemarin saya baru saja melewati stase bedah, salah satu stase besar. Ada culture shock disini, terus dibilang agak kurang beruntung juga katanya. Tapi ya mau bagaimana lagi, disyukuri saja, sibuknya udah di awal :) Sebelum saya menulis ini, saya menyengajakan diri untuk membuka tulisan-tulisan gak penting di laptop, dan lalu menemukan sebuah lirik lagu opening drama code blue, sebuah drama medical jepang favorit saya. Dore kurai no neuchi ga aru darou I wonder how much dignity there is Boku ga ima ikiteru kono sekai ni throughout this world I’m living right now Subete ga muimi date omoeru   I  think it’s all just meaningless Chotto tsukareten no ka naa   may be I’m a little worn out Ittai donna risou wo egaitara ii?   Exa...

soon to be ...

Tada! I’m here, going to be 'dokter muda' Setelah sembilan hari pra pspd yang ditutup dengan janji dokmud dan keliling rshs, akhirnya pintu gerbang selanjutnya terbuka. Siluet-siluet kehidupan 18 bulan yang akan datang sudah nampak. Saya gak tahu, apa yang akan terjadi di tengah perjalanannya. Apakah akan sesuai rencana saya, atau tidak. Apakah saya akan menjalani ini seperti kehidupan normal mahasiswa kedokteran umumnya, ataukah mengambil jalan memutar, jalan abnormal dari garis takdir yang ditetapkan pihak fakultas, saya tidak tahu.  Dua minggu itu, membayangkannya saja sudah melelahkan. Mereka bilang, let it flow and go. Jalani saja. Ya, mereka benar, jalani saja. Tapi saya mau janji sama diri sendiri, saya akan menjalaninya bersama ruh saya untuk menikmati setiap proses pendidikan dan keadaannya, susah maupun mudah, senang maupun sedih, lelah ataupun tidak, saya mau berusaha mencintai proses yang saya jalani. Jalannya mungkin tidak lebih baik dari jalan yang ...

Mendahului #2

3 hari yang lalu, Ada huruf yang membuntuti namaku, membuatnya semakin panjang. Aku tidak begitu suka, tapi mereka resmi melekat. Alhamdulillah, tapi aku khawatir, karena mereka membawa setumpuk tanggungjawab baru. Ada sesorang yang mebersamaiku saat itu. Mau dimintai tolong buat bawa ini itu. Bertemu dengan teman-temannya, diucapi selamat juga. Tapi tidak darinya. Mengambil gambar saja tak sampai. Saat itu, aku mendahuluinya lagi. Ada 2 momen lagi, yang aku fikirkan Apakah aku akan mendahuluinya lagi? Salah seorang teman bilang, "kemungkinan besar, ada 1 momen yang biasanya kamu akan mendahuluinya." Kalau misal benar terjadi, nanti kubuat posting Mendahului #3 Kalau 1 momen nya lagi terjadi dan aku benar mendahuluinya, maka tidak akan pernah bisa aku tuliskan kejadian itu. Tapi toh ini bukan masalah besar buatnya, dan buat kami Hidup bukan tentang siapa yang paling dahulu Karena kita bukan sedang balapan Dan hal yang kita kejar adal...

Tentang sekeripsi lagi

Bismillah, Sebelum menulis revisi-an, saya mau nulis ini dulu Jadi ceritanya, awal tahun ini diawali oleh sidang skripsi yang cuman 3 sks, tapi mempengaruhi kelulusan, mempengaruhi waktu bisa ikut koas atau engga. Sebenarnya sih, ada kejadian lain di awal tahun 2016 ini yang ga bisa saya ceritakan banyak disini. Tapi kejadian itu, adalah mood booster buat saya pada umumnya dan ‘adik’ saya pada khususnya. Mari kita lihat apa yang terjadi (khususnya pada saya) pada Selasa, 5 januari 2016 sekitar jam sepuluh di gedung FK eikman Percayalah, bahwa sebelum senyuman di foto itu tercipta, banyak kejadian yang berurai air mata, yang mengiris hati, menguras dompet, dan hal-hal yang kalau kata Ali bin Abi Thalib, “yakinlah ada sesuatu yang menantimu selepas banyak kesabaran (yang kau jalani) yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit.” Walau mungkin saya tak tahu apakah yang saya lewati itu benar-benar “sakit” yang dirasakan Ali dan a...

Akhir Siklus #2

You did it Hadi! Alhamdulillah alaa kulli haal Malu malu banget. Kalau kata Thufail bin Adi, pemberian Allah itu sempurna tapi ibadah kita (saya) banyak cacatnya. Well, kemarin saya baru osce. Dan hari ini such unproductive day. Jadi ceritanya, hari Minggu sebelum ujian, ibu bertanya sampai kapan aku ujian. Terus saya jawab, minggu depan. Lalu meminta agar hari Rabu bisa ambilkan rapot untuk salah 1 adik saya, karena Ibu mau ambilkan rapot untuk 2 adik saya yang lain. Ya begitulah menjadi kakak dengan adik yang banyak. Saya bilang, hari Rabu belum tau bisa atau tidak, karena Rabu adalah jadwal remedial ujian yang hari Senin dan Selasa. Saya kebagian ujian osce hari Senin. Kalau misalkan ada yang harus diremedial, maka hari Rabu saya tidak bisa. Parahnya, ujian hari senin, 14 kasus skills nya baru saya hafal dari hari Minggu nya jam 3 sore. Bagus banget, Had. Pakai kekuatan kepepet. Mana buta banget yang eye exam sama mse gara2 pas skill lab gak memperhatikan dengan baik. Par...

Akhir siklus

Alhamdulillah alaa kulli haal Soca itu uda kaya siklus hidupnya anak fk. Muter aja disitu. Dari setelah soca yang niatnya mau ngedraft habis case sampai fase acceptance dari 5 stage of grief itu pasti kelewatin. Dari yang semangat sampai rasa kecewa, kemudian syukur :") Alhamdulillah alaa kulli haal Kemarin dengan resmi saya mengakhiri siklus itu untuk di jenjang s1. Walau nanti pas pspd siklus itu akan ada lagi dengan level yang berbeda. Setidaknya, saya bisa istirahat dengan tenang tabpa ngebayangin 6 bulan lagi saya akan mengulangi hal yang sama. Gatau sih ntar pspd kaya gimana ceritanya Alhamdulillah alaa kulli haal Really last soca kemarin saya merasa pertolongan Allah sangat dekat. Duh kapan sih Allah lupa sama kita tapi kita sering ingat Allah hanya pas butuh. Amalan saya banyak cacatnya, tapi minta banyak hal duniawi sama Allah dan selalu aja dikasih walau ga selalu dalam bentuk yang diinginkan. Ya Allah, sertakan ridho Mu disetiap pemberian Mu. Iya, jadi cerit...

Sekeripsi lagi

Besok tanggal submit draft artikel jurnal Dan jurnal saya masih dalam tahap revisi sama pembimbing 1 detik ini Dan beliau lagi terpisahkan jarak beribu ribu km dan waktu 6 jam dengan saya disini Dan saya kepikiran terus Dan saya masih digantung Dan besok juga masih ada perseptoran Dan saya belum buat li Dan saya ga bisa ngerjainnya karena ga tenang Hufft Sekiripsi aka jurnal aka artikel something itu bener2 bikin saya kualahan mental. Padahal saya tau dan menyadari bahwa hei ini ga ada apa apanya kalau kamu melihat jauh ke ujian orangtua kita dahulu. Saya udah gabisa setenang mungkin menghadapinya. Saya sedang bekerja dibawah tekanan. Tekanan dari berbagai macam hal yang minta diselesaikan. Sampai saya kena peringatan tentang orientasi hidup dan tujuan, "fa aina tadzhabun, maka kemanakah kamu akan pergi?" Kondisi lagi kaya gini tuh pinginnya dimengerti oleh semua orang, tapi ga mungkin. Sadar posisi, bahwa kelak pun orang lain ga peduli kamu lagi dalam keadaan a...