Langsung ke konten utama
Thanks for the book, Mary :')

Aku gatau kamu baca ini post atau ga. Seingat aku, kamu yang pernah iseng googling 'draft sooca', terus keluarlah blog ini. Ya kali draft sooca didapet semudah googling. haha.

Aku ga pernah inget awal mula aku nyaman berteman dengan seseorang, siapapun. Ia mengalir, sebagaimana bila orang introvert cerewet, berarti ia sudah nyaman dengan lingkungannya. Sama halnya dengan kamu. Maafin hadi kalau ngebetein, kalau ngeselin, kalau sering bikin php, kalau banyak minta ini-itu, dan selalu pasang muka jutek kalau nungguin Mary yang siap-siap selalu lama. haha.

Bukan bukunya, tapi aku tipe orang yang sangat menghargai pemberian, walau seandainya saat itu kamu cuma nulis di kertas pink itu. Ya, aku selalu berusaha menangkap ketulusan setiap pemberian dan berusaha tulus untuk memberi. 

Maafin aku yang selalu narik kamu kesana-kesini, yang selalu membatalkan banyak hal ini-itu, yang selalu menunda-nunda, yang lain-lainnya. Semoga Mary cepat sembuh dari setiap sakit yang selalu dikeluhkannya: GI disorder, dan bisa makan dengan baik dan benar.

Terima kasih mau jadi teman yang kondusif dalam kebaikan, selalu mengingatkan, dan bersedia jadi tempat curhat. Memberi suntikan semangat luar biasa untuk menjalankan satu dari sekian banyak proyek besar dalam hidup.

Yang tiba-tiba datang. Aku kira itu beneran titipan orang. Entah kenapa, aku merasa terharu karena tulisan yang kubaca pertama kali, "bagaimana ar-rahmanmu?". Mungkin karena kamu yang paling giat dan ga bosen nanyain tentang itu, terus aku nya suka pura-pura lupa kalau kita pernah bikin kesepakatan "lima ayat tiap ketemu". Lalu terdistract dengan kalimat, 
" Bagaimnapun kesibukan dan kemampuan Anda, Anda adalah calon penghafal Al-Quran"
Hayoo tembus ke Padang sebelum bertolak ke Jepang!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...