Langsung ke konten utama

Hectic November: bolak-balik

Ini melelahkan,

Carotid alias Career Information for Medical Students and Doctors, event tahunan, yang tinggal 3 hari lagi. Tapi hadi belum merampungkan kajian. Kalau Allah Maha membolak-balikan hati, maka Pak SBRT yang membolak-balikan ruangan-ruangan fk. Gimana engga, kami selalu bermasalah dengan yang satu ini: ruangan. 

TFB alias Training for Beginner, event tahunan, yang tinggal 4 hari lagi. Tapi hadi belum merampungkan assessment. Kalau Allah Maha membolak-balikan hati, maka setiap elemen mabim adalah yang membolak-balikan tanggal. Gimana engga, susah banget cari tanggal sementara semua harus beres bulan November.

ISMI ALI yang aku lupa alias apa, event tahunan fk lain, emang masih 10 hari lagi. Tapi hadi belum merampungkan essay dan pasti bakal mepet banget dengan riweuhnya ngurusin TFB dan carotid. Kalau Allah Maha membolak-balikan hati, maka, dear panitia, jangan salahkan aku dan Mary yang jadi manusia procrastinator karena sejawat pulalah yang mengulur-ngulur, menstimulus kami menjadi seperti itu.

VD alias Visit Doctors, big project pertama fk unpad, emang masih 10 hari lagi. Tapi, pasti bakal terasa cepat dengan riweuhnya ngurusin TFB, carotid, dan ismi ali, belum lagi janjian sama dokternya. Kalau Allah Maha membolak-balikan hati, maka dokter adalah yang membuat kami harus bolak-balik kampus-RS.

SOOCA alias student objective oral case analysis, ujian rutin fk, emang masih tinggal 40sekian hari lagi. Tapi hadi belum paham case case NBSS serta EMS ini :'( Kalau Allah Maha membolak-balikan hati, maka saya yang dibolak-balikan hatinya. 

Ini melelahkan, bukan sekedar masalah time management dan decision making. Tapi melibatkan jasad dan ruh serta akal. Cape? banget. Bahkan sampai ke titik terjenuh. Saya memang belum ada apa-apanya. Tapi saya manusia. Belum lagi hal wajib dan project resolusi lainnya mengingat 2013 yang tinggal 41 hari lagi. 

Mengeluh? ga.
Berhenti? ga. saya cuma ingin istirahat. Sejenak. Menghirup udara. Lalu kembali marathon, bersama kehidupan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...