Langsung ke konten utama

communication disorder #2

kalau communication disorder kemarin karena sulit mem-verbal-kan, kali ini benar-benar miss communication.

Ini sih emang udah sering terjadi. Sama siapa-yang-sudah-pasti-kiranya-siapa. Dikirain, hubungan kita sudah membaik. Tapi ternyata, masih butuh komunikasi yang lebih giat dan lancar lagi.

" atuh kan, kalian masih butuh komunikasi. Kalau ada apa-apa coba omongin bareng-bareng. Jangan sangka-sangkaan."

Ibu sudah menyadari sejak lama, betapa not-going-well-nya kami. Hanya saja, hanya saja, gap di antara kami sudah berkurang dan berkurang. :'). Ya, tiap dari kami sudah besar, sudah paham. Mungkin, dia juga menyadarinya.

Sayangnya, aku ga bisa berharap banyak, punya sosok minimal Fujimaru. Tapi, tapi, dan tapi, tidak ada apa-apa kok :D

ya, punya masalah jangan dipendem sendiri, jangan diemut sendiri. coba cerita, pada siapa, yang seharusnya sudah menjadi tempat kembali. #selftalk


Komentar