Langsung ke konten utama

sooca syndrom

Kubuka lamannya. Terus kumasukkan tanggal lahir. Ohya, ga punya nomor peserta. NISN? masih jaman?

Dikala manusia-manusia itu menanti hari ini, saya, sesungguhnya ingin bilang, " tuh kan udah lewat. sekarang, plis jangan cepet-cepet 3 Juni. Sesungguhnya saya tidak siap."

Men! Lihatlah hari ini. Tutorial pagi tadi sesungguhnya sudah biasa dan saya bisa membayangkan akan terjadi. Hanya saja, ada part 'kejutan' dari Allah yang membuat saya terharu. 
Lihatlah hari ini, begitu banyak orang sibuk membuka situs yang saya juga iseng membukanya. Tapi saya gagal. Bagaikan memasukkan nomor undian, tiba-tiba ketiban duren. Kalau durennya jatuh ke tanah terus tiba-tiba kebuka siap santap, wihh, enak tuh tinggal makan. Sampai mabok. Kalau jatuhnya ke kepala, sakit. Kejutan luar biasa.

Bagaikan refleksi diri, sudah setahun loh. Apa yang saya dapatkan dari yang saya 'inginkan'? Seminggu lagi ujian. Mau bilang ga siap pun, pasti harus dilewati. Begitu takutnya saya. Apalagi sama mati. Ya, saya takut terkena penyakit wahn. Takut mati karena cinta dunia.

Ta'lim tadi mengingatkan akan niat saya yang sudah melenceng berkalil-kali, motivasi yang sudah membelok berulang-ulang. Allah tak bosannya mengingatkan saya, ya, Alhamdulillah.

Hei teman-teman sejawat fk 2013, selamat bergabung dalam kenyataan. Hutan rimba penuh dengan binatang buas macam sooca dan osce dan mde, pepohonan tinggi hingga sinar matahari pun sulit masuk ke dalam. Ketika hidup dipertaruhkan, dan mempertaruhkan nyawa orang. Eaaa lebay. Yang jelas, jangan berjalan sendiri.

Selamat bergabung di tempat baru dimanapun itu. Semoga amanah terhadap pilihannya. Eh ngga, terhadap Allah. 
Hei, 27 mei bukan akhir segalanya. Lihatlah, kalian punya pengalaman penuh hikmah yang bisa dibagikan kepada yang lain saat sukses nanti. 

Bersiap untuk kejutan dari Allah. Ga usah kaget, ekspresi yang perlu dikeluarkan hanya antara sabar dan syukur.
mood booster UAS. H-6 sooca, 

tapi, kalau tempat pensil ketinggalan di lab itu, udah jadi mood breaker belajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Students Day

6 September 2012, Unpad Ada student day. Ngapain? Ya, ga jelas , pamer UKM, parade fakultas, yang penting sih ketemu temen temen 20, temen temen smp. Hadi kaya anak ayam panda kehilangan induk. bukan, maksudnya ngebaur aja sama fakultas lain. Ke stand-stand bareng ifa sama temen-temennya (faperta), yang temen temennya ternyata sangat ingin masuk fk, dan sindrom itu muncul lagi di kepala. Ketemu temen-temen smp, ifa, pipah, aizzah, qonita, andra, ketemu sama temen-temen dua puluh, sama ichwan, sama endo, sama temennya yang aku kira kevin, sama novi, sama achmad yang ternyata satu fakultas sama andra, ketemunya bareng dan sama-sama manggil, terus pada pa pelong-pelong gitu mereka, manggil orang yang sama, haha, ga ngerti ah. Ketemu sama franklin sama sofah, cerita banyak. malah ngerasa jadi curcol sama mereka about what happen with hadi in FK. Terus cerita kalau mereka udah ketemu sama kakak hadi. dan berita sudah menyebar luas. Yang bodor itu ketemu sama kakak sendiri, tapi g...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...