Langsung ke konten utama

Portalux

mirip dan mirip, semenjak kuliah banyak yang bilang mirip. sama siapa? sama temennya.
ga hanya wajah, sifat juga katanya.

tanggal lahir, baru kali ini nemu yang setanggal lahir, beda taun, jelas lebih muda #ea walau predikat muda sudah terkalahkan disini, BANYAK yang lebih muda.
yang okenya lagi, nemu orang yang se-panda holic gitu. bikin greget, dia bawa bonekanya dong... aaaa... rasanya pingin punya...yang lebih besar...

pagi ini, cuma kuliah sejam. pergi jam tujuh pulang jam delapan. serasa apa coba. terus beli makan, dan ke a1, 'mencuri' flipchart. jadi punya hobi baru nih, menimbun flipchart. rasanya jadi makin kriminal kuliah disini.

terus makan dan makan, obat stress nomor lima. ga ngerti lagi sama hidup sendiri, yang serasa udah disoriented. dan saking disorientednya, makin sering ngeblog geejeeee. niatnya kaya udah melenceng, ga bersyukur, merasa tidak sanggup, dan penyakit hati lainnya yang muncul-ilang-muncul-ilang. tapi efeknya cukup berdampak pada kehidupan dan kenyataan.

setelah itu, pergi ke cibiru, ke rumah teh fitri. sedih karena cuma aku doang yang ga ikut mentoring wada' hari minggu kemarin. betapa sudah lamanya aku tidak bertemu kalian semua ukht...
wada'? ga, mentoring tetap jalan, di tempat yang berbeda. kami di mutasi. ke tempatnya masing-masing. ini mutasi tingkat apa ya? kromosom mungkin.

lalu dilanjutkan dengan sooca-sooca an sama kelompok tutor. ga kerasa, plis, 12 hari lagi uts, 14 hari lagi SOOCA, SOOCA bro! ga tau harus senang atau turut berduka cita, atas ekspresi tak menentu kami disini. sooca telah menggalaukan banyak mahasiswa, apalagi kuliah bhp dan phop. beri harapan palsu, pemberi harapan orang palsu. (makin ga jelas)

saya suka mendengarkan cerita orang. cerita tentang kisah hidup carbo, protein, dan lemak yang kompleks sekali, dna dna yang terus mereplikasi diri untuk mempertahankan hidupnya, enzim yang tidak pernah galau dan siap mengerjakan tugas, sel yang tidak pernah sakit walau terus membelah. betapa aku harus lebih bersyukur.

lalu, dengan senang hati, ayah datang, dari kampusnya, ke asrama, membawa satu box nasi untuk makan malam, dan satu dus donat. aaaaa.... alhmadulillah, akhirnya aku bisa berbagi dengan teman sekamarku, berbagi makanan tanpa pengeluaran. nasi boxnya mau disimpen buat sahur, memperbanyak ibadah memperdikit pengeluaran. tapi maaf buat adik-adikku tercinta, jatah kalian semua diambil. tapi aku masih baik hati menyisakan brownies untuk kalian semua. Kata ayah ambil aja yang kamu mau, ya kalau mau mah tadinya mau ngambil semuanya.

Allah, saya tahu, saya cukup melakukan yang terbaik, karena Kau akan melakukan sisanya yang tidak bisa aku selesaikan tanpa bantuan Mu, tanpa Kehendak Mu, tanpa Ridho Mu.
do your best, and let God do the rest
Ishlah hadi, ISHLAH!!! tetap istiqomah, jangan sampai pas belajarnya aja gagal belajar. jangan sampai ga lulus tahap ujian baru dari Allah, jangan sampai sooca, mde, crp ga lulus had. jangan sampai. kamu duta disini.

ishlah hadi. ISHLAH!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...