Langsung ke konten utama

Motto hidup?

Isi biodata, bagian yang paling sulit menurutku... isi motto hidup.

Motto hidup saking banyaknya... banyaknya quotes yang menginspirasi dan men'support' hidup.. jadi gatau mau nulis apa, akhirnya nulis kalimat yang paling favorit, ketika senang, ketika sedih, ketika galau, ketika apapun, itu terjadi, ada campur tangan Allah.

Innallahama'ana.

Kalimat favorit, dikutip langsung dari al-quran, bercerita ketika perjalanan hijrah Nabi bersama sahabatnya, Abu Bakar ra, ketika bersembunyi di gua Tsur dari kejaran musuh, dan Abu Bakar bersedih, Rasul bersabda, Innallahama'ana.

Menghadirkan Allah dimanapun, kapanpun. Senang, bangga karena kejadian baik? Itu Allah. Sedih, takut? Ada Allah. Ketika berbuat tidak baik, ingat Allah selalu ada. Itulah, berdzikir. Berlatih untuk jadi manusia yang ihsan.

Ya, motto hidup, kalau dibilang yang paling menginspirasi, mengutip Al-Quran tidak akan ada duanya. Ini salah satu kalimat favorit, selain ada juga banyak ayat favorit lainnya.

Terus, baca motto hidup teman-teman FK lainnya, semuanya bagus, jelas, itukan yang mensupport hidup mereka, menginspirasi hidupnya untuk terus melangkah, bergerak, stimulus aksi. Tapi, itu serem banget, gatau kenapa, tiba-tiba aja serem, seseorang punya motto hidup, salah dua ayat Al-Quran favorit saya.

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan surga. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh, Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah, maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kau lakukan itu, Itulah kemenangan yang besar (9:111)

Wahai orang-orang yang beriman, Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (47:7)
Beliau hanya menuliskan surat dan ayatnya saja. Yang tau pasti mengerti.

Juga teman saya yang memilih surat 53:39, bahwa manusia akan memperoleh apa yang dia usahakan.

Ayat pertama, itu ayat yang selalu wakil kepala madrasah waktu smp ucapkan setiap formasi pembukaan dan penutupan, kami semua sudah fasih membacakan ayatnya dan hafal artinya, karena maknanya daleeeeeem banget, gimana rasanya jual beli dengan Allah itu, cukup dengan menjual diri dan harta untuk jihad, kamu dapat surga. Simple? ga juga.

Ayat kedua, ayat favorit mentoring, atau saat-saat dilematis, antara bermain, atau belajar. bukan, antara belajar atau 'menolong' agama Allah. mungkin kedengarannya simple, tapi kadang kalau udah mengahadapi situasi itu.. dilematis sekali... tapi, kalau ingat ayat ini, taulah, apa yang harus diprioritaskan, kenapa? karena innallahama'ana. 

gatau kenapa, waktu lihat ada juga yang punya motto hidup yang juga ayat favorit saya, rasanya... serem dalam tanda kutip. jleb dalam tanda kutip. gatau lagi, pikiran langsung melayang jauh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...