Langsung ke konten utama

Postingan

Kata seorang

" Iya, banyak yang harus dikerjain. Iya, sibuk. Iya, banyak yang harus dipikirkan. Mikirinnya aja udah cape. Iya, sekarang sekolah pre klinik jadi cuma 3 tahun. Kebayang tahun ajaran depan capenya kaya gimana? masih harus ngerjain LI, masih harus mikirin sooca, masih terlibat organisasi, dan harus menyusun skripsi. Terus banyak capaian yang masih jauh untuk tercapai. Belum lagi ngurusin ratusan orang yang ketika urusan sendiri belum selesai dan yang diurus ga rumasa. Semuanya iya. Tapi bukan berarti harus curhat saya ga mampu kan?" Katanya, waktu saya bertanya, " Bagaimana meningkatkan skill expressive langunge ?" ga nyambung banget. Tapi, setidaknya saya menangkap maksudnya: Itu bukan skill, tapi keinginan. Walau saya keukeuh bilang: itu pasti kemampuan! Terus dia bilang, "Lo mau ga? Keureuyeuh weh. Iya sih harus dipikirkan. Tapi sambil di keureuyeuh ." Di- keureuyeuh ya? hmhmhmhmhm.

Mencari Definisi

Huaa, sudah lama juga rupanya ini blog ke-anggur-an teranggurkan terdiamkan ngelapuk. Seperti atap kamar yang berjamur karena lembap, kehujanan, yang dengan itu, Allah menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kemudian manusia manfaatkan. Cape. Salah satu alasan kenapa ini blog bisa sampai sebulan kelupaan. Dan sedihnya, cape ga puguh. Salah sendiri sih, karena ga fokus. Sampai pada pertanyaan, kenapa harus fokus? Jawaban saya, karena manusia ga bisa jadi semuanya. Akhirnya, saya sudah putuskan, ranah mana yang akan saya fokuskan. Tetap aja, ada ini-itu, rutinitas yang memang ga bisa dilewatkan, yang hobi banget bikin saya jadi ga fokus.  Sampai sebel dan kesel sendiri. Sampai baru sekarang kepikiran, sekali aja bolos kuliah. ga deng, kepikiran kenapa ada orang yang kepikiran mau bolos kuliah. dan kerasa banget, orang yang ga fokus gak akan dapetin apa-apa. Dan sampai pada pernyataan, fokus aja ga cukup. butuh teman untuk ngelakuinnya. Ya, kalau dibilang amal jama'i, ...

Verbal

Apa ya? Saya menemukan suatu kesalahan dalam pikiran saya, tapi menurut pemikiran saya. Saya tipikal yang tidak bisa mengomunikasikan sesuatu secara lisan dengan baik. Ada saja yang terjadi, seperti rajin mengulang kata-kata yang sama, atau saya tidak bisa menyampaikan maksud dengan baik. Saya memutuskan dan saya lebih condong untuk menuliskannya. Menuliskan apa saja yang banyaknya saya tak bisa verbalkan lewat lisan. Dengan ditulis, sesuatu ide menjadi lebih awet. Saya mencoba berkata lewat tulisan. Membiasakan menulis hal dari yang penting sampai tidak, dari yang dimaksud atau tidak, dari yang ditujukan sampai kepada tujuan atau tidak, saya mencoba memverbalkan apa yang saya lihat, dengar, rasa, pikir lewat tulisan. Ketika ingin mencapai sesuatu, sudah mepet ke deadline, dan sudah berkeliaran semua dikepala tentangnya, saya malah bingung. Ada bagian yang tidak bisa ditulis. Setelah tidak bisa diucap, kemudian tidak bisa ditulis, lalu apa yang harus saya lakukan untuk men...
Hai Masa muda, Bagaimanapun aku memlihmu, atau kau datang padaku, semoga aku tidak menyesalinya. Menyesali untuk apa masa mudaku dihabiskan. Apalah kata orang tentang masa mudaku, ia tetap milikku dan pilihanku. Itulah mengapa, tak usah sedih karena tak "gaul", tak usah sedih takut "tak berkembang", tak usah sedih takut disebut "ansos", tak usah menyesal karena telah memilih. Di usia yang sudah tidak kecil tapi belum besar, sudah minta hak lebih tapi tak mau diberi tanggungjawab, yang sudah bisa memutuskan. Menghabiskan waktu di jendela dunia alias buku, di depan layar dunia, di antara debu dan asap jalan raya, berjalan di bumi dengan rendah hati, tapi seolah terasing dari kehidupan, bersama hiruk pikuk permasalahan orang lain yang bahkan masalah sendiri belum terselesaikan, kalau kata teman,"fucking my life for yours", mengurus orang-orang yang bahkan dirinya tidak menyadari, hanya karena, tidak, ini bukan "hanya" Ah, sem...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...

Never Ending Story: S #4

Mungkin memang itu judul yang tepat untuk sooca. Karena setelah kamu memilih "ini", sooca akan terus ada sampai akhir hayat. Kalau pas S.Ked soocanya ya 20 menit di depan dokter dan diapresiasi dengan nilai, ketika koas soocanya adalah pasien beneran dalam waktu yang mungkin sehari dan mungkin masih diapresiasi dengan nilai, setelah jadi dokter beneran, kasusnya dari pasien nyata, dengan waktu berhari-hari dan dititipkan "nyawa". Saya mulai kisah ujian yang paling seru di tanggal tujuh Januari ini dari tahap perisapan, yang aduhai, selalu wacana awal semester. (mungkin bagi beberapa orang, ini sudah bukan wacana lagi). Ngedraft apalah itu, saya lebih memilih untuk ngedrug  aja -____-.  Pagi hari yang lemas tanpa suara. Ketika semua orang sibuk membulak-balik kertas draft nya, saya tidak tahu apa yang harus saya baca. Terlalu banyak yang saya tak paham dan saya tidak punya bahan bacaan. Yang bisa saya andalkan adalah pendengaran, mendengar suara-suara orang ...

Tutup Tahun H-8

#SOOCA #Lembek #galau #MerasaTakGuna #RPS #KeluargaMahasiswa #pupukDiri #salahFokus #terbully #hypoglycemia #ujian #Sabar #syukur #anekaPlanning #dokter #typo #bunga #menulis #e-mail #galauIPK #kompetisi #ilmiah #nasional #KompetisiIlmiahNasional #MaBa=MahasiswaBaheula #ramadhanTeriEmas #sakitmata #MoreThanOneLitreOfTears #PTSD #RealLife #generasiDanRegenerasinya #mentoring #menyesal #beurat #perasaan #jadiINFP #beban #gugurKewajiban #beruntung #anatomy #proAktivis #salahFokusLagi #bosenTutorial #sudutPandang #iseng #rahasiaYangTetepBakalTerbongkar #Terasingkan #teguran #sakitTerLebay #sakitgigi(lagi) #pertamakali #bahagia #bahagian #tersudut #sakitruh #ujianYangTakKunjungUsai #LongLifeLeraningAndLongLifeExam #Nostra! #sampaipulau #Profhubal #kepo #duniaYangSempit #Linked #learner #kapasitasDiri #antiwacana #hikmah #pilihWadahFokus #pilihWadahBerkarya #telepon #preeclampsia #beban #amanah #magang #tanggungJawab #TahunPencapaian #sms #kabarGembira #belumDikirimUang #c...