Langsung ke konten utama

hidupku lebih seru!


Fyuh.. pusing gara-gara nongkrong di depan laptop sekitar 2 jam tak henti, dan itu semua karena tugas BIOLOGI yang panjang yang tak kunjung selesai. Tapi, aku juga salah sih, ngerjainnya gak fokus. Malah buka ini-itu, malah baca komik online, duh duh hadi mau jadi apa nanti?? (jawab:dokter)

Akhirnya penyegaran kembali dengan solat dzuhur. Oh iya hadi, jangan lupa nanti malam harus sholat istikhoroh!

Lalu, satuhal yang menarik yang sedang aku pikirkan sekarang adalah...tentang kehidupan orang lain. Bu Endah benar, setiap orang punya sejarah masing-masing yang seru dan menarik. Aku selalu berfikir andai aku jadi si itu, andai aku ada di kehidupannya si naruto, di komik conan, berpetualang sama luffy, de-el-el. Seru kan kayaknya,

Tapi sebenarnya, sejarah hidupkulah yang lebih seru. Ya, seru karena aku melakukan hal-hal yang tidak seru (-,-) ah tidak, biar aku yang mewarnai kertas hidupku sendiri.

Dan banyak orang (ehm..maksudnya tokoh) yang menginspirasi hidup ini, bahwa hidup ini harus bervisi, agar aku tahu warna apa yang cocok untuk kertas ini. Tapi aku ingin ada kaya yang nyeleneh gitu di kertasnya, mungkin diwujudkan dengan “hadi bolos sekolah 1 minggu” atau “hadi melakukan kejahatan” (ah kayaknya enggak akan karena gak mau) atau “hadi punya rahasia” (yah, itumah gak nyeleneh) atau ,” hadi ngebakar sekolahnya sendiri”.

Selain yang nyeleneh, juga yang bikin wow, misal “hadi jadi dokter hebat” (amiin) atau “hadi menemukan sesuatu yang baru” yang bagus tentunya, atau “hadi jadi presiden” (ah kayaknya tidak tertarik di dunia politik) atau hal-hal yang wow lainnya. Tapi hal yang paling wow yang aku inginkan adalah adanya buku “biografi hadiati Rabbani, dokter penemu ......” (yang titik-titiknya itu ya aku gak tau kan sekarang belum nemu). Ngerti kan?

Bukan berarti nanti jadinya aku bikin sekte baru karena punya pengikut dari hal-hal apa yang aku buat, karena manusia belum tentu benar. Ide-ide pemikiran yang lahir dari otak manusia tidak selamanya benar walaupun disertai dengan alasan yang logis dan masuk akal. Karena kebenaran itu tidak selamanya logis. Iya kan?

Bener kata pidi, aku sekolah biar nanti anak bangga bahwa ibunya adalah alumni ITB dan seorang dokter. (lagi-lagi) . aku juga pernah nanya sama ibuku, “ Bu, kalau aku gak kuliah gimana?” “ya terus mau apa? Ngangon domba?” “ya kalau, Bu” “Masa ayahnya S-3 tapi anaknya lulusan SMA?” tuhkan, intinya biar gak malu-maluin.

Tapi bukan itu esensinya. Lalu apa? Ya silakan dipikirkan masing-masing.

Dikenang dan dikenang, sebagai seorang pejuang tentunya. Ketika aku berjalan, ada bekasnya, terus ada yang merekonstruksi jejak itu,

A bond between master and pupil,  that binds them for eternity. Hmm.. jadi inget naruto.. shikamaru is like kakashi.. ah.. gak bisa dijelasin, harus baca komiknya sendiri, gak nyesel aku suka baca komik naruto, hehe

Terakhir, aku paling gak bisa bikin kesimpulan. Aku hanya bisa bikin uraian dan data. Sisanya, biar direkonstruksi di otak masing-masing. Hmm.. (payah! Gimana bisa jadi kaya shikamaru dan shinichi kudo? Ckckck)

Pokoknya, akan kubuat hidupku lebih seru dari kehidupan buatannya masashi kisimoto!
Ø      >Sekarang udah 3 jam aku nongkrong <

Bandung, 3 September 11

Komentar

  1. Hadi cerdik :D.setelah berkali-kali direfresh halaman ini...kok gak muncul2 tulisannya??Rupanya warnanya yg nge-blend dgn background.smart.pake ah taktiknyaaa .haahahahha.
    jadi semangat nih nulis sejarah sendiri :)

    BalasHapus
  2. wahaha ketemu juga blog hadi.. kreatif!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...