Langsung ke konten utama

Postingan

Little Things

Sebelumnya, tulisan ini tidak disarankan untuk dibaca kalau punya kepentingan lain. Lebih baik kerjain yang lebih manfaat dulu, karena membacanya bakal banyak makan waktu, kecuali kamu baca KEM :D Bismillah. Sepulang kuliah gatau kenapa terdorong untuk menulis ini. Serpihan-serpihan kecil yang kalau dikumpulkan jadi banyak :D Belajar RPS tuh yaa... pasti bakal ketemu yang 'beginian'. 'Kasusnya' udah ada. Tapi, bersikap biasa. Itu hal yang biasa. Karena dokter harus menjelaskannya. Menjelaskan loh. Artinya membuatnya jelas . Tapi, karena menganggapnya biasa, ada yang terlupakan. Menganggapnya biasa, kita lupa akan batasan. Menganggapnya biasa, kita lupa. Menganggapnya sesuatu yang lumrah terjadi, rutinitas sehari-hari, kadang membuat kita lupa bersyukur . Ga hanya belajar RPS aja, belajar sistem yang lain pun, karena menganggapnya fisiologis, ya, kadang jadi lupa bersyukur . Tadi, mini lecture, belajar tentang homeostatis. Awalnya nonton video tentan...

Bisnis-Model-Generasi

Hola! Berasa seperti Masashi Kishimoto yang nerbitin satu chapter tiap minggu :). Beneran, selalu kepikiran gimana kalau umur Masashi mendahului cerita naruto? tiap baca naruto. Kan kalau narutonya belum tamat, ngegantung dong ceritanya. Yang nerusin belum tentu seide sama Masashi. Holah, mengkhawatirkan yang tak penting. Oke, siapa yang tau judul diatas? Ada yang pernah membacanya? Itu terjemahan perkata, kalau bahasa Arabnya sih tarjim lafdziyah (iya ga sih?) dari Business Model Generation . Sekali lagi, ada yang pernah baca bukunya? Tada... hadi pernah. Baru kali ini loh baca buku berbau bisnis #curhat. Ya, baca karena disuruh, dan demi upgrading diri juga sebenarnya. Bukunya bagus kok, isi dan desainnya. Serius! Bisa buka websitenya disini . Bagus buat pemetaan kalau mau bisnis. Tapi, berat banget bacanya. Gatau sih. Mungkin hadinya aja yang ga belum tertarik sama dunia perbisnisan. Pokoknya sekarang harus mulai belajar bisnis. Ada 9 building block kalau...

Kapsul Waktu Tulisan Hady

Berawal dari blog alay  yang dibuat. Kesengsem sendiri karena ada orang luar negeri yang komen padahal saya yakin mungkin itu komen nyasar. Atas saran dari teman2 mulailah blog ini dengan tulisan pertama  yang udah pernah di pos di  blog alay  itu. Tulisan kedua  : curahan hati di selembar kertas jaman kelas sebelas, lanjut ke cerpen tugas kelas sepuluh  yang naon pisan. Terus nulis curhatan motivasi diri ini dan itu . Lanjut waktu itu nyari aplikasi bikin komik. Terus kuciwa berat. Akhirnya cuma jadi kaya gini . dan lalu posting - posting hal yang terbersit di kepala waktu itu. Jaman lagi rajin posting-posting nih, akhirnya posting fact of me hadi kata orang sampai dua sesi . Niatnya sih mau sok-sok-an bikin quotes , selingan bikin cerita inspirasi dari kisah nyata . Dan kembali memotivasi diri dengan posting sedikit dibuat rahasia , awal teman2 menemukan blog ini kalau tidak salah. Dan kemudian curhat hilang hp . Iseng-iseng merefresh kembali p...

Bahasa Kaum

bismillah. "Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana." [Q.S Ibrahim:4] Diperhatikan, siklus posting blognya seminggu sekali ya. Cuma sekarang rada ngaret-ngaret. #mulaimalasngapangapain Iya, jadi, sekarang saya mau ngomong-ngomong tentang bahasa. Tentang bahasa, saya jadi ingat waktu SD. Saya dikasih pengertian bahasa dalam setengah halaman buku bermerek logo bola dunia. itu dulu hafal cangkem, buat ujian. Sekarang? hmm.. apalagi udah ga ada kuliah bahasa indonesia, mana kepikiran buat mengulang pengertian bahasa. Tentang bahasa lagi nih.. kuliah di sini minimal ada 3 bahasa yang harus dikuasai. Pertama jelas bahasa Indonesia. Bahasa persatuan ummat nusantara. Bahasa Indonesia itu ya ini, bahasa yang saya paka...
Wahai para orangtua, ketika anakmu tidak ranking satu, haruskah kamu mengadu pada walikelas karena kamu tidak terima hal itu terjadi, disebabkan sebelumnya anakmu itu ranking satu? Haruskah kamu mengambil hak orang lain, ketika bukan anakmu yang menjadi perwakilan sekolahnya untuk mengikuti olimpiade? Sayangnya, kasihsayang itu tidak akan sampai. Bukan pendidikan yang akan mereka terima. Ya, itulah yang terjadi dalam 4 bulan ini, terjadi di sekolah adik saya. Bukan subjek atau objek, cuma miris aja ada orangtua yang kepikiran sampai segitunya. Mungkin akunya aja yang gatau kaya gitu tuh banyak terjadi kali ya. Bahwa kesuksesan mereka itu bukan hanya dari sisi akademis aja, dan bukan diperoleh dengan cara seperti itu juga. Gimana ya? pemikiran kolot atau apa sih... 

Propaganda Hari IP FK Unpad

Rasanya saya jadi terlalu nyampah di blog. Mungkin begitu. Tapi biarlah jadi kapsul waktu yang nanti tiba-tiba saat jadi dokter, begitu -apanyalah- saya jaman dahulu, jaman SMA, jaman kuliah. Rasanya, banyak hal juga yang ingin saya ceritakan pada semua yang mau mendengar, mau membaca, tentang pengalaman saya ikut 'bolt 4' di kampus, yang jargon buatan kita tuh sebenernya ga banget. Terus, ketika saya ngerasa satu langkah lebih dekat untuk kenal dengan orang yang menginspirasi saya secara langsung. Yaitu beliau yang isi 'tausiyah'nya pernah saya post disini . Ya, biarlah, merasa keren sendiri nama 'gue' pernah disebut sama beliau. hahaha. Saya yakin, memori beliau insya Allah bagus, seengganya inget nama saya juga udah cukup, ya Kang. hehe. Beliau bilang dengan menulis, usia kita bisa lebih panjang. Ya yang ingin saya ceritakan pada awalnya bukan tentang itu. Tapi tentang hari ini, tanggal 14 Februari 2013. Seperti yang teman-teman tau, itu adalah hari ...

Nangor

denger kata jatinangor tuh yang kebayang awalnya batagor. soalnya punya suffix yang sama. -or. terus setelah tau itu bukan makanan,  yang kebayang adalah unpad. soalnya pertama kali ke jatinangor itu yang dibayangin ya unpad. terus, setelah tau bahwa itu fakta, yang terbayang saya adalah lagu ini: sudah jangan ke jatinangor~ itu lirik pertamanya. Pertama denger aja sudah sangat setuju. Ngapain ke jatinangor kalau ga ngapa-ngapain kan. Sudah jangan ke jatinangor.. ..... ini asmara itu asrama Tapi, tidak disayangkan, bahwa hal itu ga bisa. jatinangor udah kaya rumah kedua. Baleku rumahku. Iya, asmara.. eh asrama. iya, lagu ini sempat mendemam disini. woy.. itu lagunya panasdalam. Pertama denger aja udah curiga kalau lagu ini pasti buatan beliau. Cuma ayah, jatinangor tuh kecamatan, bukan kota.