Langsung ke konten utama

Postingan

#2 semangat capai tujuan

Sekitar satu setengah tahun yang lalu, pernah ikut semacam training camp. Pembicara menyampaikan tentang neuro linguistic programme, juga salah satu yang kuingat juga tentang pencapaian, pencapaian yang sederhana saja. Metode chunking, ini sudah umum sepertinya. ibarat makan seekor sapi, tidak menelannya sekaligus. Pencapaian tujuan pun begitu. Oleh karena itu, kami disuruh untuk mencoba men-chungking impian masing-masing. ya, yang umumnya kita men-chunking cita-cita masing-masing.sampai benar-benar realistis apa yang harus dilakukan.Chunking down. Dan inilah, kebanyakan orang tidak lakukan. Men-chunking up cita-citanya. Memang hadi setelah jadi dokter mau apa? kebanyakan berhenti sampai situ. jadi, lalu, kami disuruh men-chunking up sampai benar-benar ketemu, cita-cita itu di titik yang sama. apa hayo? Lalu, setelah subuh, kami membentuk lingkaran kecil. Dan masing-masing menceritakan apa yang dichunkingnya, kemarin. D : Apa yang hadi chungking? H : mmm.. sama kaya yang lai...

Asada Tahun Heisei

Rabu, 2 Mei 2012. 16:07 Yakin, bukan yakin masuk kedokteran (nanti rukun iman nambah) jadi, yakin pada Allah, bahwa Allah akan membantu, menolong, mengabulkan ingin hamba-Nya ini, menjadikan tempat yang tadi aku datangi untuk 3 setengah tahun yang akan datang. Amiin.

Semesta #1

Kau tahu lah, setiap hari ku balapan dengan matahari. Setiap itu pula, aku curang, mendahului start balapan kami. Namun pada akhirnya, aku kalah, matahari sampai duluan di finishnya, kembali ke tempat semula, yang artinya perpindahan sama dengan nol, sementara aku, akibat curang jadi kalah. Lambat saat berbalik. Dan lalu, aku ingat sesuatu. Teori kami, adalah teori yang tak beralasan, itulah alasannya. Kau lihat langit, lima menit setiap hari. Hanya untuk memberi waktu pada mata agar olah raga setelah lelah melihat baginya, kontinu. Bersenandunglah lagu itu, kagayaku hoshizora no shita, nani o mitsumete irun darou?  Kau pasti tahu lah lagu itu, lalu aku menjawab, atap tanpa langit. Paling kokoh. Langit yang biru, tasku yang biru, jaket DKM yang biru, pita yang biru, dan asada ryutaro yang biru. Walau sebenarnya aku ingin sekali melihat bintang, tapi tak ada di siang hari. Beromong-omong teori, aku ingat teori satu lagi, ialah teori jeruk manis. Sungguh tidak penting, tapi percaya...

Takhtalifu Istijabah

suatu hari..adikku cerita.. di suatu sore " Ibu : kaka kenapa ga les? masa ga les lagi? Udah berapa kali ga les?   Kaka : Ibu, hari ini lesnya libur   Ibu : Oh, " lalu, di sore lain " Ibu : teteh kenapa ga les? lesnya libur?   hadi : ga bu, malas dan cape   Ibu : Oh, " Kok begitu?

Sakit membaca sugesti

Seumur-umur baru kali itu sakit gigi, bukan karena sakit gigi akibat perubahan cuaca yang ekstrim, yang kalau tiba-tiba dingin gigi jadi gggg gitu lah, gatau kenapa. Lalu dibawa ngerjain soal matematika bisa, padahal gigi dan kepala nyambung, obatnya kan sama, tapi masih bisa mikir, dan alhamdulillah sakitnya hilang. Tapi saat lalu, kakiku sakit, padahal sudah lama ga jaman sakit kaki. dibawa ngerjain soal mah ga bisa, terus akhirnya baca komik, dan alhamdulillah sakitnya hilang. tapi kalau ntar tiba-tiba kambuh sakit bronkhitis dan tiba-tiba seputar kaya mau mati *ga juga sih* itu kayanya harus baca resep obat, dan mengikuti saran pak dokter, ga bisa baca komik atau apalagi yang namanya baca buku pelajaran. gak mungkin, nanti tambah engap diantara huruf-huruf dan angka-angka. Kalau sakit hati, cepat-cepat baca istighfar, baca Al-Quran, baca resep obat juga, bisi hepatitis. engga, bener ko, kalau ada penyakit hati.

9 Rahasia Doa Lulus Ujian

Hari Sabtu Hadi bersama Bila pergi ke sebuah toko buku di jalan Merdeka. Ini adalah sebuah kegiatan yang tidak direncanakan, sehingga Hadi yang tadinya mau belajar bersama Puput gak jadi lalu mau pulang ga jadi, yang jadi mengantar Bila menyerahkan tiket (ya kan Bil?) ke 2 orang, yang katanya mau ambil di situ. Sambil nunggu, mereka masuk ke area toko buku agama, melihat-lihat, lalu duduk dan membaca sebuah buku. Karena Bila sambil sms-an dengan kawan sms-an nya disana, jadi Hadi baca lebih cepat dari Bila. Selisih halaman bacanya sekitar 50 halaman. mereka yang tadinya mau beli, karena tidak membawa uang, akhirnya membaca buku itu sampai habis, dan benar-benar habis dibaca, judulnya lupa. Karena Hadi sudah selesai membaca buku tersebut, yang kata Hadi bukunya bagus, lucu, tentang hadist-hadist gitu, akhirnya dia berjalan kembali mencari buku lain, dan menemukan buku yang judulnya sama dengan judul posting kali ini, yang intinya, isi buku itu tentang 9 rahasia lulus ujian, yang rahas...

'Street Fighter' level 1

--pikiran street fighter-- Dipikirin ga pernah dilakuin, buat apa? (dari pada melamun kan?) Direncanain ga pernah dilakuin, buat apa? (menuhin kertas kali) Urusan kecil diperbesar (belum bisa mencari solusi) Suudzon terus, pesimis terus (meratapi kekurangan) Bilang aja terus ga punya waktu (segitu udah dikasih 24 x usia) Melakukan yang tak perlu dilakukan (belum bisa menentukan prioritas) Ga penting! Tolerir aja terus! --dialog saatbaru pulang-- "Kemana aja?" "Baru bertarung di jalan , Bu" "Bertarung gimana?" "Kan ibu tahu kalau teteh street fighter. Masa lupa, Bu?" --jam 21.00-- *sedih ga di sms* *nyampe rumah udah sepi* *belum makan malam, meja makan udah bersih* *oh, belum ngerjain PR* *dan kerjaan baru sudah menggunung* --rumah kata street fighter-- Rumah bukan lagi tempat tinggal, sudah menjadi tempat tidur. Bukan tempat makan, karena bukan rumah makan. Hanya tempat meminta uang jadinya (street fighter minta uang?) --diragukan-- ...