Langsung ke konten utama

9 Rahasia Doa Lulus Ujian

Hari Sabtu Hadi bersama Bila pergi ke sebuah toko buku di jalan Merdeka. Ini adalah sebuah kegiatan yang tidak direncanakan, sehingga Hadi yang tadinya mau belajar bersama Puput gak jadi lalu mau pulang ga jadi, yang jadi mengantar Bila menyerahkan tiket (ya kan Bil?) ke 2 orang, yang katanya mau ambil di situ. Sambil nunggu, mereka masuk ke area toko buku agama, melihat-lihat, lalu duduk dan membaca sebuah buku.

Karena Bila sambil sms-an dengan kawan sms-an nya disana, jadi Hadi baca lebih cepat dari Bila. Selisih halaman bacanya sekitar 50 halaman. mereka yang tadinya mau beli, karena tidak membawa uang, akhirnya membaca buku itu sampai habis, dan benar-benar habis dibaca, judulnya lupa. Karena Hadi sudah selesai membaca buku tersebut, yang kata Hadi bukunya bagus, lucu, tentang hadist-hadist gitu, akhirnya dia berjalan kembali mencari buku lain, dan menemukan buku yang judulnya sama dengan judul posting kali ini, yang intinya, isi buku itu tentang 9 rahasia lulus ujian, yang rahasianya:

1. Doakan orang lain, jangan segan-segan untuk mendoakan orang lain, dan jangan hanya berdoa untuk diri sendiri saja

2. Perkuat dengan shalawat. Kata penulisnya, rahasia ini bisa dipakai saat Anda berniat untuk menembak jawaban, Insya Allah tepat

3. Al-Waqiah dari Ibu. Hadi lupa kenapa harus surat ke-56, tapi yang jelas, sebelum ujian minta doa kepada orang tua, karena, salah satu doa yang diijabah adalah doa orang tua untuk anaknya

4. Faedah Al-Qodr. membaca surat Al-Qodr. Rahasia ini bisa dipakai saat pengawas sedang membagikan soal dan lembar jawaban

5. Berdoa ketika lapang, jangan minta sama Allah pas butuh aja,

6. Yakin. yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa kita (husnuzhan terhadap Allah)

7. Istikhoroh, minta petunjuk

8. Doa nabi Musa., bisa dilihat di surat Taha ayat 25-28, Insya Allah sudah pada hafal, soalnya doanya familiar

9. Dahsyatkan dengan sedekah

Rahasia ini boleh diterapin, kata penulisnya (lupa siapa namanya) udah diuji coba, ampuh buat ujian kayak UAS, UH, olimpiade, dan kawan-kawan ujian lainnya. Entah mau percaya atau tidak, Tapi yang jelas, apa daya usaha kita tanpa kehendak-Nya, iya kan?

***
Dan setelah itu, Hadi dan Bila pulang. Tentu saja dengan tujuan awal tercapai, memberikan tiket (iya kan?)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalur Belakang

cuma mau cerita, ga bermaksud dicontoh, kecuali Anda menemukan hal yang patut untuk dicontoh Tadi pagi, aku jadi anak nakal FK. Kenakalan mahasiswa untuk pertama kalinya (rasanya begitu). Kalau cari pembenaran, banyak. Ini bukan salahku. Aku sudah punya rencana. Informasinya telat. Yang lain juga begitu. Tadinya ga akan kaya gini bu, cuman... bla bla bla . Mungkin aku bilang begitu, kalau nanti ibu asrama tanya. Aku sudah punya rencana, kalau Sabtu pagi pagi seperti aku berangkat sekolah, aku akan pulang ke Bandung. Aku punya rencana dan janji yang ingin ditunaikan, sekaligus menghilangkan homesick bulan september. Tapi, ancaman ini datang malam sebelumnya. Sekitar 10 jam sebelum aku akan keluar dari asrama. Jrengjreng... jarkom telat. Kalau seharusnya, hari ini, 2012 fk, wajib ikut lustrum XI, peringatan dies natalis fk ke 55. Dengan dresscode batik. Rencana pulang bukan aku saja yang punya. Cobalah, kau tanya anak-anak bandung, atau sekitarnya, bahwa pulang ada di age...

SOOCA perdana :')

Hai! Hari ini hari yang penting bagi kami. Hari yang mungkin merupakan klimaks uts. Ada ujian apa? ada sooca ! Ye!!! Jadi ujiannya sih sebenernya biasa aja. Sebenernya. Tapi, uts disini tuh berasa berattt... banget. Masa galau Cuma uts doang? Ya mungkin uts perdana kali ya. Tapi sama deg-degannya dengan mau ngadepin snmptn. Pusingnya juga. Capenya juga. Setelah melewati tahap satu dengan 200 soal bahasa inggris atau yang kemudian disebut dengan MDE atau multidisplinary examination part satu tentang biokimia, lalu tahap dua, ujian CRP atau clinical research program yang ujiannya menurutku out of the box, hari ini, tahap yang sangat ditunggu-tunggu untuk dilewati dengan penuh kesungguhan, harapan, dan harus prognosis yang ad bonam , yang katanya sih, kamu harus bilang ‘wow’, yaitu sooca yang sesuatu banget. Sooca itu ujian lisan. Pertama kita dateng pagi-pagi. Terus diisolasi dalam ruangan yang kamu Cuma bisa melihat, bernafas, dan pada akhirnya belajar! Atau ...

another exam: ujian dalam ujian dalam ujian

Sedang tidak produktif menulis. Alasan yang terpikirikan hanya satu: kurang input alias baca. Baca sih, baca soal, outputnya berupa bulatan hitam di LJK. Baca draft osce, outputnya saat osce tadi dan outcomenya berupa nilai. Yeay! :D Oleh karenanya, saya mau nulis yang lebih tepatnya curhat tentang osce. Mulai dari kebagian jadwal osce yang diundur karena beberapa yang saya anggap banyak hal, hingga merasa diri ini bodoh karena ceroboh. Seperti postingan satu semester yang lalu tentang osce , osce itu suatu ujian yang cuma 2 sks tapi belajarnya aduh-aduhan. Tapi pasti worth it, karena ini tentang skill klinis seorang dokter. Hadi lebih suka menyebutnya dokter-dokteran. Oleh karenanya, wajib dapet A tanpa minus, karena memang kenyataannya ga ada A(-). Jadi ceritanya, saya dan 68 orang kurang beruntung lainnya, yang kebagian jadwal ujian hari Kamis dipulangkan setelah menunggu 3 jam dan datang pagi-pagi kehujanan  (penuh penekanan) karena alasan yang tidak bisa saya sebu...